Sosial Media
0
News
    Home Tidak Ada Kategori

    Perempuan Muda Tewas Bersimbah Darah di Mannuruki Makassar, Suami Diamankan Polisi

    1 min read

     

    MAKASSAR — Seorang perempuan muda bernama Alda Nurul Alfia (25) ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Jalan Mannuruki 6 Lorong 1, Kelurahan Mannuruki, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Minggu (14/6/2026) malam.

    Korban diduga menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh suaminya sendiri, Armin (24), yang kini telah diamankan aparat kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tragis tersebut pertama kali diketahui warga sekitar setelah beredar kabar adanya seorang perempuan meninggal dunia di lingkungan setempat.

    Salah seorang saksi, Yasni (41), mengaku menerima informasi dari anaknya terkait kejadian tersebut. Ia kemudian menghubungi Ketua RT sekitar pukul 20.57 Wita sebelum mendatangi lokasi.

    "Setelah sampai di lokasi, warga sudah ramai berkumpul dan memang ada korban yang meninggal dunia," ujarnya.

    Ketua RT 01 RW 04 Kelurahan Mannuruki, M. Muzakkar Sahruddin, mengatakan dirinya menerima laporan dari warga dan segera meneruskan informasi tersebut melalui grup komunikasi lingkungan.

    Personel Polsek Tamalate tiba di lokasi sekitar pukul 21.30 Wita untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

    Saat ditemukan, korban berada dalam posisi tengkurap dan bersimbah darah di dalam rumah. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami sejumlah luka serius berupa luka tikam dan luka iris pada bagian leher.

    Diduga Berawal dari Pertengkaran

    Polisi menduga peristiwa tersebut dipicu pertengkaran antara pasangan suami istri tersebut.

    Berdasarkan informasi awal yang diperoleh penyidik, korban diduga sempat melukai pelaku menggunakan senjata tajam. Namun pelaku kemudian diduga membalas dengan menyerang korban hingga menyebabkan luka fatal pada bagian leher.

    Meski demikian, kepolisian masih mendalami kronologi lengkap kejadian untuk memastikan rangkaian peristiwa yang sebenarnya terjadi.

    Polisi Amankan Barang Bukti

    Tim Inafis Polrestabes Makassar tiba di lokasi sekitar pukul 22.35 Wita untuk melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara.

    Tak lama berselang, Tim Kedokteran Kepolisian (Dokpol) Polda Sulawesi Selatan yang dipimpin Ipda Sultan turut melakukan pemeriksaan terhadap korban.

    Usai proses identifikasi selesai, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar sekitar pukul 23.18 Wita guna keperluan autopsi dan pemeriksaan lebih lanjut.

    Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua unit telepon genggam iPhone 12, sebilah badik beserta sarungnya, serta sebuah tas milik korban.

    Saat ini pelaku telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan intensif.

    Kepolisian menyatakan penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap motif serta kronologi lengkap peristiwa yang mengakibatkan seorang perempuan muda kehilangan nyawanya tersebut.

    Komentar
    Additional JS