Home  ›  Tidak Ada Kategori

Ewa-Ko Fest 2026 Perkuat Ekosistem UMKM Makassar, Jadi Ruang Lahirnya Wirausaha Baru dan Kolaborasi Bisnis

3 min read

MAKASSAR INFO -- Pengembangan UMKM dan kewirausahaan terus menjadi salah satu strategi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Di Makassar, upaya tersebut diperkuat melalui Ewa-Ko Fest 2026 yang tidak hanya menghadirkan pameran produk, tetapi juga membangun ruang kolaborasi bagi pelaku usaha, komunitas, lembaga pendukung, hingga pemerintah.

Kegiatan ini menjadi momentum penting karena kemampuan sebuah daerah menciptakan wirausaha baru berpengaruh langsung terhadap penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi lokal, dan daya saing daerah di tengah persaingan yang semakin terbuka.

Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Koperasi dan UKM menggelar Ewa-Ko Fest 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem kewirausahaan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Kegiatan yang berlangsung di Benteng Rotterdam Makassar pada 11–13 Juni 2026 itu digelar dalam rangka memperingati Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional sekaligus menjadi wadah yang mempertemukan berbagai elemen yang terlibat dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar Arlin Ariesta mengatakan Makassar memiliki potensi besar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.

"Melalui momentum Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional yang diperingati setiap Juni, Pemerintah Kota Makassar menghadirkan Ewa-Ko Fest sebagai ruang kolaborasi bagi seluruh pelaku ekosistem kewirausahaan," ujarnya.

Mengapa Penguatan Ekosistem Wirausaha Menjadi Penting?

Pertumbuhan ekonomi daerah tidak hanya ditentukan oleh investasi besar dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kemampuan melahirkan pelaku usaha yang mampu berkembang secara mandiri.

UMKM selama ini menjadi salah satu sektor yang berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja, menjaga perputaran ekonomi lokal, dan memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat.

Karena itu, penguatan ekosistem kewirausahaan menjadi kebutuhan strategis agar pelaku usaha tidak berjalan sendiri, melainkan memiliki akses terhadap jaringan, pembiayaan, pendampingan, hingga peluang pasar yang lebih luas.

Ewa-Ko Fest dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan mempertemukan berbagai pihak dalam satu ruang kolaborasi.

Apa yang Membedakan Ewa-Ko Fest dari Sekadar Pameran UMKM?

Menurut Arlin Ariesta, Ewa-Ko Fest tidak hanya berfungsi sebagai ajang promosi produk.

Kegiatan ini juga menjadi tempat bertemunya pelaku usaha untuk berbagi pengalaman, memperluas jaringan bisnis, membangun kemitraan, dan menciptakan inovasi yang dapat meningkatkan daya saing produk UMKM Makassar.

"Menurut Arlin, Ewa-Ko Fest bukan sekadar festival atau pameran produk UMKM, tetapi menjadi ruang bertemunya para pelaku usaha untuk saling berbagi pengalaman, memperluas jaringan, membangun sinergi, dan menciptakan inovasi baru agar produk UMKM Makassar mampu bersaing di pasar yang lebih luas."

Pendekatan tersebut dinilai penting karena tantangan UMKM saat ini tidak hanya berkaitan dengan produksi, tetapi juga akses pasar, digitalisasi, pembiayaan, dan penguatan kapasitas usaha.

Siapa Saja yang Terlibat dalam Membangun Kolaborasi Ini?

Ewa-Ko Fest 2026 melibatkan berbagai organisasi, komunitas, dan lembaga yang selama ini aktif mendukung pengembangan kewirausahaan.

Di antaranya:

  • Bank Sulselbar

  • Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) Korwil Sulawesi Selatan

  • Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Makassar

  • HIPMI Kota Makassar

  • HIPMI PT UNM

  • Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia Sulampapua

  • Muraya Studio

  • PT Bumi Raya

Keterlibatan berbagai pihak tersebut menunjukkan bahwa pengembangan UMKM membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar pelaku usaha memperoleh dukungan yang lebih komprehensif.

"Kehadiran berbagai komunitas dan organisasi ini menjadi kekuatan utama dalam membangun jejaring kewirausahaan yang inklusif dan kolaboratif," kata Arlin.

Peluang Apa yang Diperoleh Peserta Selama Ewa-Ko Fest?

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan akses terhadap berbagai kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas jaringan bisnis.

Agenda yang disiapkan meliputi:

  • Talkshow kewirausahaan

  • Seminar bisnis

  • Workshop pengembangan usaha

  • Pameran produk UMKM

  • Kompetisi kewirausahaan

  • Aktivasi komunitas

  • Hiburan untuk masyarakat

Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk membuka akses permodalan dan mempertemukan UMKM dengan berbagai lembaga yang dapat menjadi mitra pengembangan usaha.

Bagaimana Pandangan Wali Kota Makassar?

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menilai Ewa-Ko Fest memiliki peran strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah melalui pengembangan wirausaha.

Menurutnya, kota yang maju bukan hanya kota yang berhasil membangun infrastruktur, tetapi juga mampu menciptakan pelaku usaha yang berkembang dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

"Dengan begitu banyak potensi UMKM yang dimiliki Kota Makassar, ini menjadi salah satu tanda bahwa kota yang maju adalah kota yang mampu melahirkan entrepreneur-entrepreneur yang siap berkembang," ujarnya.

Munafri juga menyoroti masih rendahnya jumlah pengusaha di Indonesia dibandingkan sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara.

Karena itu, berbagai program pemberdayaan dan pengembangan kewirausahaan perlu terus diperkuat agar semakin banyak masyarakat yang berani memulai usaha dan mengembangkan bisnisnya.

Apa Dampaknya bagi Ekonomi Makassar?

Keberhasilan membangun ekosistem kewirausahaan yang kuat dapat memberikan dampak jangka panjang bagi perekonomian daerah.

Semakin banyak usaha yang tumbuh dan berkembang, semakin besar pula peluang terciptanya lapangan kerja baru, peningkatan pendapatan masyarakat, serta penguatan ekonomi lokal.

Munafri berharap Ewa-Ko Fest menjadi titik temu yang memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, komunitas, dan pelaku UMKM.

"Dengan kolaborasi yang baik, kita berharap semakin banyak usaha baru yang tumbuh dan berkembang sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Makassar," tutupnya.

Di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang, penguatan kewirausahaan tidak lagi sekadar program pemberdayaan, tetapi menjadi investasi jangka panjang untuk menciptakan ekonomi daerah yang lebih tangguh, inklusif, dan berdaya saing. Ewa-Ko Fest 2026 menjadi salah satu langkah untuk memastikan semakin banyak pelaku usaha baru lahir dan mampu tumbuh bersama perkembangan Kota Makassar.

Posting Komentar